Tuesday, 28 October 2014

ANAK YANG TAK PERNAH KENYANG



Namun beberapa bulan terakhir sang suami berubah drastis, bukan hanya merasa muak melihat istrinya, tapi juga menjadi sangat kasar dan bahkan tega menghajar istrinya hingga membenturkan kepalanya di dinding, akhirnya ibu inipun sangat benci kepada suaminya.
Bisa di bayangkan kalau suami merasa muak melihat sang istri dan sang istri benci kepada suami, apa yg terjadi....?

Usut punya usut ternyata sang suami ini tergoda dg wanita lain, yang tak lain adalah teman sekantor dan juga adalah teman istrinya.(istri dari bapak ini sering dapat hadiah dan kiriman makanan dari sang wanita, dan belakangan di ketahui bahwa wanita ini iri melihat kemesraan pasangan ini, dan sangat ingin punya suami semesra dia)

Singkatnya saya meruqyah ibu ini dengan ruqyah andalan, yakni alfatihah, ayat kursy dan 3 qul (al ikhlas,alfalaq, annas) kontan saja bereaksi, dari perut sampai ke leher serasa bergerak2 sendiri, geli seperti ada yg merangkak demikian pengakuan sang ibu.
Alhamdulillah sekitar 5 menit akhirnya keluar dg muntah.
Dan saya tanya, apakah ibu masih merasa benci dengan suami ibu...?
Ia menjawab, tidak, saya sayang dg suami saya, saya kasihan dia berada dalam belenggu sihir.
InsyaaAllaah selanjutnya kami akan meruqyah suaminya.

Bantuan Jin "Islam" dalan Ruqyah, Bolehkah? (Edisi Sharing)


Bismillah..
Segela puji bagi Allah, hanya kepadaNya lah kita menyembah, dan hanya kepadaNya kita bertwakal. Solawat serta salam semoga senantiasa trcurahkan kepada Kekasih Alam, Baginda Nabi Muhammad Saw, beserta para keluarganya, sahabat, hingga kita semua umat di akhir zaman yg berpegang teguh pada tali agama Allah dan sunnah.
Sengaja saya tag para praktisi ruqyah skalian untuk menemukan sebuah kepastian kasus yg cukup merisaukan. Semoga melalui diskusi ini kita temukan jalan kebenaran dan dihindarkan dari segala bentuk kemudhorotan.
Ikhwah fillah skalian.
Ada seseorang yg mengaku sebagai praktisi dari Jambi yg menghubungi ana. Konon dalam melakukan terapi ruqyah, beliau mendapat bantuan dari para jin Islam, baik berupa informasi prihal keberadaan jin di tubuh pasiennya, dpt berinteraksi dgn jin qorin org lain, bisa memutuskan hubungan atau ikatan seseorang dengan jin khodamnya tanpa sepengetahuan pasien, caranya dengan menghancurkan mantera nya. "Sy juga bsa menghancurkan ikatannya dengan berdoa meminta kepada Allah agar menjadikan tangan saya mnjadi api atau pedang yg memutuskan ikatannya, bsa juga dengan memasukkan jinnya ke tubuh saya kemudian saya bakar dia dengan Ayat Allah," ujarnya.
Sy tidak ingin menjust atau mengatakan ini salah dulu, yg pasti ketika ada Keakuan dalam ruqyah saja sudah jatuh pada ruqyah syirkiyah... Dalam ruqyah tdk ada aku, teknikku, bacaanku, kekuatanku, tapi semua itu adalah karna Allah dan atas izin Allah, TAUHID.
Terus terang saja, saya sangat tidak setuju dengan ruqyah yg beliau lakukan meski pun niatnya baik dan konon katanya hanya meminta bantuan jin Islam dalam hal amal ma'ruf nahi munkar. Karena sudah jelas dan cukup lah Firman Allah yang menegaskana bahwa memang ada laki2 dari golongan manusia yg meminta bantuan laki2 dingolongan jin dan jin itu tdklah menambah apapun bagi selain kerugian.
“Dan (ingatlah) hari di waktu Allah menghimpunkan mereka semuanya (manusia dan jin), (dan Allah berfirman) : “Hai golongan jin (setan), sesungguhnya kamu telah banyak (menyesatkan) manusia,” lalu berkatalah kawan-kawan mereka dari golongan manusia : “Ya Rabb kami, sesungguhnya sebagian dari kami (manusia) telah mendapat kesenangan dari sebagian yang lain (jin) dan kami telah sampai kepada waktu yang telah Engkau tentukan bagi kami”. Allah berfirman : “Neraka itulah tempat tinggal kamu semua, sedang kamu semua kekal di dalamnya, kecuali kalau Allah menghendaki (yang lain)”. [al An'am/6 : 128]
Di dalam tafsirnya, Ibnu Katsir rahimahullah juga mengutip perkataan al Hasan : “Arti sebagian jin dan manusia saling mendapat kesenangan satu sama lain, tidak lain ialah jin telah memerintahkan dan mempekerjakan manusia “. (Lihat Tafsir Ibnu Katsir dengan diringkas, tentang Surah al An’am/6 ayat 128)
Sementara itu, Syaikh Abdur-Rahman bin Hasan Aalu asy Syaikh menukil penjelasan Imam Mula Ali al Qari sebagai berikut :
Kesenangan yang didapatkan manusia dari jin ialah, ketika jin memenuhi kebutuhan manusia, menuruti perintah manusia dan memberikan informasi tentang hal-hal ghaib. Sedangkan kesenangan yang diperoleh jin dari manusia ialah, ketika manusia mengagung-agungkan jin, meminta perlindungan dan tunduk kepada jin [ Lihat Fat-hul Majid Syarh Kitab at Tauhid, Syaikh Abdur Rahman bin Hasan Aal asy Syaikh, Bab Minasy-Syirki al Isti'adzatu bi Ghairillah. Pembahasan ayat pertama, halaman 134.].
Juga lebih anehnya lagi beliau jga mengaku dapat meruyah dari jauj hanya dengan menanyakan nama pasien dan Bin-nya. Kmudian memanggil qorinnya atau jin yg ada ditubuhnya lalu memberi pelajaran dengan membacakan ruqyah. "Kalau sampean pernah melihat Ustadz Hakim di Trans7 acara 2 dunia, seperti itulah metode saya" bebernya.
Mengenai hal ini beliau bersandar atau mengambil dasar.
Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih Al-’Utsaimin rahimahullahu menjelaskan: “Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah menyebutkan bahwa meminta bantuan kepada jin ada tiga bentuk:
Pertama: Meminta bantuan dalam perkara ketaatan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, seperti menjadi pengganti di dalam menyampaikan ajaran agama. Contohnya, apabila seseorang memiliki teman jin yang beriman dan jin tersebut menimba ilmu darinya. Maksudnya, jin tersebut menimba ilmu dari kalangan manusia, kemudian setelah itu menjadikan jin tersebut sebagai da’i untuk menyampaikan syariat kepada kaumnya atau menjadikan dia pembantu di dalam ketaatan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, maka hal ini tidak mengapa.
Bahkan terkadang menjadi sesuatu yang terpuji dan termasuk dakwah kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Sebagaimana telah terjadi bahwa sekumpulan jin menghadiri majelis Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan dibacakan kepada mereka Al-Qur`an. Selanjutnya, mereka kembali kepada kaumnya sebagai pemberi peringatan. Di kalangan jin sendiri terdapat orang-orang yang shalih, ahli ibadah, zuhud dan ada pula ulama, karena orang yang akan memberikan peringatan semestinya mengetahui tentang apa yang dibawanya, dan dia adalah seseorang yang taat kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala di dalam memberikan peringatan tersebut.
Kedua: Meminta bantuan kepada mereka dalam perkara yang diperbolehkan. Hal ini diperbolehkan, dengan syarat wasilah (perantara) untuk mendapatkan bantuan jin tersebut adalah sesuatu yang boleh dan bukan perkara yang haram. (Perantara yang tidak diperbolehkan) seperti bilamana jin itu tidak mau memberikan bantuan melainkan dengan (mendekatkan diri kepadanya dengan) menyembelih, sujud, atau selainnya.
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah menyebutkan sebuah riwayat bahwa ‘Umar radhiallahu ‘anhu terlambat datang dalam sebuah perjalanan hingga mengganggu pikiran Abu Musa radhiallahu ‘anhu. Kemudian mereka berkata kepada Abu Musa radhiallahu ‘anhu: “Sesungguhnya diantara penduduk negeri itu ada seorang wanita yang memiliki teman dari kalangan jin. Bagaimana jika wanita itu diperintahkan agar mengutus temannya untuk mencari kabar di mana posisi ‘Umar radhiallahu ‘anhu?” Lalu dia melakukannya, kemudian jin itu kembali dan mengatakan: “Amirul Mukminin tidak apa-apa dan dia sedang memberikan tanda bagi unta shadaqah di tempat orang itu.” Inilah bentuk meminta pertolongan kepada mereka dalam perkara yang diperbolehkan.
Ketiga: Meminta bantuan kepada mereka dalam perkara yang diharamkan seperti mengambil harta orang lain, menakut-nakuti mereka atau semisalnya. Maka hal ini adalah sangat diharamkan di dalam agama. Kemudian bila caranya itu adalah syirik maka meminta tolong kepada mereka adalah syirik dan bila wasilah itu tidak syirik, maka akan menjadi sesuatu yang bermaksiat. Seperti bila ada jin yang fasik berteman dengan manusia yang fasik, lalu manusia yang fasik itu meminta bantuan kepada jin tersebut dalam perkara dosa dan maksiat. Maka meminta bantuan yang seperti ini hukumnya maksiat dan tidak sampai ke batas syirik. (Al-Qaulul Mufid hal. 276-277, Fatawa ‘Aqidah Wa Arkanul Islam hal. 212, dan Majmu’ Fatawa 11/169)
Sungguh tipu daya setan itu licik. Ruqyah mudah sekali masuk dalam arena syirik ketika tidak bergantung hanya pada Allah dan masih ada keakuan d dalamnya. Apalagi jika menggunakan jasa jin dan menggunakam jasad orang lain atau diri sendiri untuk mengusir syaitan.
"Jika memang apa yg saya lakukan ini salah, sy siap diruqyah, ikhlas dikeluarkan jinnya. tapi saya sudah diruqyah dan tdk ada reaksi" katanya.
Menurut ana untuk hal seperti ini jin tdk perlu masuk ke dalam tubuh manusia. Hanya saja perlu kita ingat Sabda Nabi Muhammad Saw
… Jika engkau meminta, mintalah kepada Allah. Jika engkau meminta pertolongan, mintalah pertolongan hanya kepada Allah …. (diringkas) [HR. Tirmidzi, ia telah berkata: Hadits ini hasan, pada lafazh lain hasan shahih]
Hal ini serupa dengan bacaan dalam al-Fatihah yang selalu diulang oleh setiap orang yang sholat pada setiap rokaatnya:

ﺇِﻳَّﺎﻙَ ﻧَﻌْﺒُﺪُ ﻭَﺇِﻳَّﺎﻙَ ﻧَﺴْﺘَﻌِﻴﻦُ

Hanya kepadaMu kami menyembah, dan hanya kepadaMu kami meminta pertolongan (Q.S al- Fatihah:5)
Sebagaimana kita menyembah hanya kepada Allah, maka meminta pertolongan juga hanya kepada Allah.
Bagaimna menurut antum sekalian ya Ustadz?

KISAHKU MERUQYAH ANAKKU





17 agustus 2014 di hari kemerdekaan ini Alhamdulillah saya di karunia I anak kedua yaitu laki-laki dan sudah saya berinama Yaitu KHALID AMMAR HAMID ( gabungan dua nama pada jaman RASULULLAH YAITU KHALID BIN WALID DAN AMMAR BIN YASIR Sedangkan HAMIDNYA dari nama saya sendiri yaitu ABDUL HAMID .Sedangkan anak pertama saya yaitu Perempuan yaitu RAISSA ZALFA HAMID.Di sini saya akan bercerita sewaktu kelahiran anak saya yg kedua yg harus di operasi dan menginap di rumah sakit selama 4 hari untuk menunggu pemulihan operasinya , ALHAMDULILLAH keduanya dalam keadaan sehat ISTRI DAN ANAKKU

Sekitar dua hari setelah operasi kira _kira jam 10 pagii saya pulang ke rumah untuk mengantarkan pakaian yg kotor untuk di cuci saking capeknya saya tertidur sampai bagda zuhur ,bergegas mandi dan SHALAT baru bergegas kembali ke RUMAH SAKIT
Sesampai di rumah sakit saya melihat rame sekali para Bidan/PERAWAT di kamar di mana ISTRI DAN ANAKKU di berada, aku sangat heran dan kaget,berlahan aku mendekat dan menyibak kerumunan AKU MELIHAT ANAKKU sedang di gendong salah satu bidan dan mencoba mendiamkan tangisan anakku ,menurut penuturan ISTRI dan bidan juga mertuaku dia nangis dari pagi tadi setelah aku beranjak pulang kerumah sampai aku balik lagi ,kejadian ini tdk bisa aku bayangkan anak ku hampir 5 jam menangis saja ! tanpa henti. Setelah aku minta dr bidan dan aku menggendongnya tangisannya LANGSUNG BERHENTI Yang hadir di sana tercengang dan heran ,ada sebagian mengatakan BAHWA DIA RINDU SAMA AYAHNYA.setelah bayi mungil ku berhenti dr tangisannya berlahan yg hadir di kamar itu satu-satu beranjak meninggalkan kamar .tetapi aku sangat yakin bahwa Bahwa anakku lagi di ganggu jin.

Tanpa pikir panjang aku meletakkan tangan kanan di kepala anakku sambil membacakan ayat RUQYAH dengan berlahan -lahan dan penuh kasih sayang ,DEMI ALLAH YG MEMEGANG NYAWAKU kira -kira 10 menit ak bacakan ayat RUQYAH ada suara dr mulut anakku keluar aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa suara orang dewasa dan yg paling membuat km yg ada di ruangan sangat takut pintu kamar berbuka sendiri seolah-olah ada yg keluar dr kamar rawat ,sampai -sampai istri dan mertua ku tercengang dan sangat ketakutan tetapi aku jelaskan ,engapa-apa dan mertuaku bisa menenangkan dirinya. Alhamdulillah anakku sudah tertidur pulas dan tdk ada lagi gangguan slam adi rumah sakit.

Setelah beberapa hari kami pulang dr rumh sakit tepatnya saya lupa 2,3, minggu pulang dr masjid anakku kembali menangis dengan keras dan istriku bilang KOK BISA rumah kita ada bau kemenyan ,sampai aku bilang eng mungkinlah rumah kita ada bau kemenyan lama kelamaan iya ya betul ada bau kemenyan dan langsung aku mengelilingi rumah untuk mencari dari mana asal bau itu ,rupanya arahnya dr samping kiri rumah kami tepatnya dari arah kamar mandi ,langsung aku masuk ke dalam rumah dan membentengi setiap sudut rumah dengan membacakan ayat QURSI dan meraih anak ku dr dekapan istriku yg sedang di gendongnya dalam keadaan MENANGIS . Dlm keadaan gugup dan tegang aku meruqyah lagi anakku dan meletakkan tangan di kepalanya tepatnya di ubun-ubun dan setiap satu ayat ku tiup ,terakhir aku tiupkan dan menyembur sehingga air ludahku sedikit keluar tepat di mata dan dan mulut (WAJAH ) anakku, secara SPONTAN ANAKKU DIAM dan TERSENYUM ,Selama pembacaan ayat ada seseorang yg slalu terbayang di mataku ( tdk saya tuliskan TAKUT FITNAH ) berselang 10 menit dia tertidur sampai pagii.

ALHAMDULILLAH SAMPAI TULISAN INI SAYA TULIS ANAKKU TIDAK PERNAH LG MENANGIS SERERTI PENGALAMAN DI ATAS
MUDAH –MUDAHAN BERMANFAAT UNTUK KITA SEMUA SALAM DARI SAYA ABDUL HAMID UNTUK PARA PECINTA YG MEMENDAM RINDU TAMAN-TAMAN SURGA

PUTRI DARI KHAYANGAN?




Assalamu'alaikum ustadz.
Nama Saya Iky, Ikhwan min gorontalo. ana mau tanya ustad tentang kejadian yang ana alami kemarin saat meruqyah seorang siswi, dimana siswi ini kata teman2nya seperti ada yang menjaganya. maka ana coba cari siswi tersebut kebetulan ana mengabdi di salah satu SMA di gorontalo.
Setelah ketemu siswinya ana coba dialog dengan tentang masalah Tauhid yang tidak lepas dari masalah kesyirikan, namun kata siswi ini dia bukanlah pelaku syirik dan dia hanya berteman dengan mahluk tersebut, akhirnya ana ajak dia untuk membuktikan bahwa yang berteman dengannya itu adalah mahluk yang tidak baik dan beliaupun setuju.
Namun ada sesuatu yang ana rasa ganjil ustad ketika meruqyahnya seolah2 dia ga merasakan kepanasan bahkan kata mahluk itu dia merasa adem mendengar bacaan quran. kemudian ana coba dengan membaca 3 qul ana tiupkan ke telapak tangan dan apa yang terjadi, dia malah mengambil sesuatu di tangan saya tepatnya di telapak tangan saya katanya dia menyukainya dan dia bilah warnanya putih bercahaya yang padahal ana membaca ketelapak tangan itu berniat untuk membakar makhluk itu yang katanya dia bukan jin. sampe2 ana sumpah dengan bunyi sumpah seperti ini "Demi Allah Aku bersumpah, Jika aku berkata bohong maka Adzab Allah akan membinasakanku!!" dia pun mengucapkan dengan lantang sumpah itu dan tidak merasa apa2, ana sumpah berulang2 tetap saja dia mengaku bukan jin, yang katanya dia putri dari kahyangan bahkan dia hafal beberapa surat al quran dan lancar membaca ta'awudz dan zikir lainnya dan ana pun menyuruhnya untuk keluar dan diapun keluar namun dia tak mau meninggalkan siswi itu dan siswi itu pun sepertinya senang dengannya.
Yang ana mau tanya ustad ini adalah sosok makhluk apa?? Mohon maaf jika tulisan ana tidak teratur ustadz.
Jawaban:
Alaikumsalam warohmatullah..
Bismillah Asholatu wassalamu 'ala Rasulillah. Hanya ada dua mahluk dialam ghaib yang dipisahkan qur'an dan sunnah, bangsa malaikat dan jin. Jin, ada yang beriman ada yang ingkar. Yang ingkar ini disebut syaitan, sebutan syaitan ini juga dinisbatkan kepada manusia dan binatang yang ingkar. Jin yang baik atau beragama islam yang lurus, mereka tinggal di bangsa mereka, di tempat mereka dengan kebudayaan dan ritual ibadah mereka mengikuti sunnah dan al Qur'an. Tentu saja, jin yang baik tdk akan tinggal ditubuh manusia karena hal tersebut menyakiti dan mengganngu manusia.
Jin yang baik itu tidak akan menghalangi fisabilillah (jalan menuju Allah) apalagi mengajak kepada kesyirikan. Keberadaan jin dalam tubuh manusia, semisal anak indigo ini disebabkan kesyirikan yang pernah dilakukan orangtua atau leluhurnya (baik itu memiliki ilmu tenaga dalam, kebathinan dan persekutuan lain dengan syaitan) hingga sepeninggal orang-tuanya, jin ini menjerumuskan juga anak cucunya. Jadi tujuannya tidak lain adalah menyesatkannya, menjadikannya tukang ramal bahkan tak jarang mengobati. Bukan menjadi teman...
Ikhwah fiddin rahimakumullah, Allah sudah menjelaskan bahwa syaitan itu musuh dan Allah menyuruh kita untuk memusuhinya!
إِنَّ الشَّيْطَانَ لَكُمْ عَدُوٌّ فَاتَّخِذُوهُ عَدُوًّا إِنَّمَا يَدْعُو حِزْبَهُ لِيَكُونُوا مِنْ أَصْحَابِ السَّعِيرِ
“Sesungguhnya setan itu adalah musuh bagimu, maka anggaplah ia musuh (mu), karena sesungguhnya setan-setan itu hanya mengajak golongannya supaya mereka menjadi penghuni neraka yang menyala-nyala”. [Al Fatir 6]
Lalu bagaimanakah mungkin syaitan yang telah mengikrarkan permusuhannya ini dengan manusia saat ini berteman dengan manusia? Mereka tidak menemani, namun menyesatkan. Mereka menawarkan jasa dengan memberitahu hal-hal ghaib yang semu. Lalu perlahan menyeretnya kedalam jurang kesyirikan..
Kerjasama jin dan manusia itu dilarang sebagaimana firman Allah dalam surah al Jin ayat 6:
وَأَنَّهُ كَانَ رِجَالٌ مِنَ الإنْسِ يَعُوذُونَ بِرِجَالٍ مِنَ الْجِنِّ فَزَادُوهُمْ رَهَقًا
"Dan bahwasanya ada beberapa orang laki-laki di antara manusia meminta perlindungan kepada beberapa laki-laki di antara jin, maka jin-jin itu menambah bagi mereka dosa dan kesalahan". (QS. Al Jin [72]: 6)
Didalam surah itu juga dibeberkan rahasia jin melalui perkataan jin itu sendiri yang Allah beritahukan kepada Nabi kita sholallahu alaiyhi wa sallam dalam Wahyu tentang mereka yang mendengarkan al Qur'an dan beriman juga taat kepada Allah, juga tentang mereka yang ingkar. Seperti manusia ada yang taat ada yang ingkar.
Nah, sekarang. Mungkinkah jin yang taat kepada Allah taat juga kepada manusia? Tidak, sekali-kali tidak. Jin yang taat kepada Allah tidak akan mau bekerja sama dengan manusia karena dia taat kepada Allah?!
Lalu siapa khayangan ini?
Lalu siapakah alien, virus?
Apa al Qur'an samasekali tidak mengenal mereka dan ada diluar kekuasaan Allah?
Tentu sja tidak, sekali-kali tidak demikian. Allah maha mengetahui apa-apa yang ia ciptakan, karena segala sesuatu itu hadir melalui penciptaan!
Yang mengaku putri dari khayangan itu adalah syaitan semata-mata. Kenapa dia tidak kepanasan? Tidak terbakar atau tidak kena effect bacaan al Qur'an atau seakan tdk tembus do'a kita?
Jawabannya adalah sebuah ayat dalam Al Qur'an, surah al Israa 45:
وَإِذَا قَرَأْتَ الْقُرْآنَ جَعَلْنَا بَيْنَكَ وَبَيْنَ الَّذِينَ لا يُؤْمِنُونَ بِالآخِرَةِ حِجَابًا مَسْتُورًا
Artinya: "Barangsiapa al Qur'an dibacakan kepada seorang yang belum beriman kepada kehidupan akhirat, maka Allah buatkan dinding penutup yang tdk terlihat" (QS. Surah Al A'raaf [17]: 45)
Allah sumbat telinganya hingga ia seakan tidak mendengar apa-apa. Secara tinjauan logika saja, orang yang belum butuh kepada ruqyah tidak akan bersungguh-sungguh dalam menyimak ayat-ayat ruqyah. Dan keraguan didadanya akan menghalang ayat-ayat yang suci ini masuk ke qalbunya
Jangan meruqyah orang yang tidak membutuhkannya, karena yang akan terjadi adalah fitnah. Sebagaimana firman Allahu aja wa jalla dalam al Qur'an surah Al Isra ayat 82;
وَنُنَزِّلُ مِنَ الْقُرْآنِ مَا هُوَ شِفَاءٌ وَرَحْمَةٌ لِلْمُؤْمِنِينَ وَلا يَزِيدُ الظَّالِمِينَ إِلا خَسَارًا
"Dan Kami turunkan dari Al Qur'an suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman dan Al Qur'an itu tidaklah menambah kepada orang-orang yang lalim selain kerugian".
Bagi orang yang beriman al Qur'an itu rahmat, penyembuh, penyejuk dan berita agung namun bagi orang dzalim al Qur'an ini tidak akan bermanfaat malah akan menambah fitnah dan kerugian. Begitupun kepada mereka yang kagum kepada jin. Dua ayat dalam surah Al Hajj ini patut kita renungkan dalam-dalam...
وَمِنَ النَّاسِ مَنْ يُجَادِلُ فِي اللَّهِ بِغَيْرِ عِلْمٍ وَيَتَّبِعُ كُلَّ شَيْطَانٍ مَرِيدٍ
"Di antara manusia ada orang yang membantah tentang Allah tanpa ilmu pengetahuan dan mengikuti setiap setan yang sangat jahat [3]"
كُتِبَ عَلَيْهِ أَنَّهُ مَنْ تَوَلاهُ فَأَنَّهُ يُضِلُّهُ وَيَهْدِيهِ إِلَى عَذَابِ السَّعِيرِ
"telah ditetapkan bahwa barang siapa yang berkawan dengan syaitan, tentu dia akan menyesatkannya, dan membawanya ke azab neraka [4]".
Syaitan itu tidak menemani, melainkan menyesatkan.
Bukankah ada jin baik? Benar, jin baik tidak akan menjadi syaitan dan tinggal dalam tubuh manusia. Namun jin yang ingkar mereka adalah pendusta besar, sebagaimana dukun-dukun dikalangan manusia, diantara mereka ada yang beragama islam namun menjadi pemuja syaitan.
Lalu bagaimana memerangi dan membuktikannya kepada anak-anak indigo yang sebenarnya mereka ini islam hanya saja disesatkan syaitan?
Saran saya, pertama adalah terangkan kepadanya tentang yang haq dan yang bathil. Tentang hakikat jin dan kesyirikan ketika kita bergantung kepadanya sejelas, jelasnya hingga dia menerima dan paham. Setelah paham, ajaklah ia untuk berserah diri kepada Allah dengan sebuah ikrar sederhana.
Bimbing anak itu mengucapkannya;
Ikrar ke -1.
"Bismillahirrahmaanirrahim, dengan memohon perlindungan, kekuatan dan pertolongan kepadaMu ya Rabb.. tunjukanlah yang haq itu haq dan yang bathil itu bathil. Saya adalah hambamu dan bukan hamba syaitan, seandainya dalam jasad ini ada syaitan yang menggangguku, menipuku, membuat makkar, menghalangi ketaatanku kepadamu maka keluarkanlah ya rabb!"
Ikrar ke-2
Ya Rabb yang maha meyaksikan, saksikanlah!
Saya mewakili keluarga saya, leluhur dan keturunan saya mulai saat ini dan seterusnya mengingkari persekutuan, perserikatan, perjanjian dan ikatan-ikatan antara kami dan bangsa jin!
Ikrar ke-3
Ya Rabb yang maha mengambil sumpah, ambillah sumpah kami!
Mulai saat ini, kami nyatakan dengan tegas bahwasannya iblis laknatullah alaiyh beserta seluruh balatentaranya, syaitan, dikalangan jin dan manusia adalah musuh kami! musuh kami! musuh kami!"
lalu perhatikan rekasinya, jika sampai saat ikrar ini ada reaksi semacam, getaran, tangisan, muntahan, teriakan dll. Jangan panik, ucapkan hamdalah karena Allah telah tunjukan kepada kita bahwa benarlah al Qur'an itu adalah furqan.
Lalu bacakan al Qur'an dengan khusyuk dan konsisten (jangan banyak jeda) sekitar 30-45 menit dengan khusyuk dan lihat matanya. Niatkan dalam qolbu untuk menghancurkannya, mohonkan kepada Allah untuk menunjukan kebenaran. Mana yang haq mana yang bathil..
Selain ayat ruqyah yang biasa, tambahkan surah al Jin 1-9 atau keseluruhan ayat. Juga surah al Mulk 1-11 juga surah al a'raaf 44-51 dan surah Fushilat 19-36. InsyaAllah syaitan itu menyerah!
Kalau masih munafiq, bacakan surah al kafiruun 1 kali tiupkan pada garam, mohonkan kepada Allah agar menjadi racun buat jin munafik itu dan minumkanlah ke anak indigo itu. Baca juga al ikhlas 10kali akhiri dengan al falaq dan an nass.
Jika hari itu Allah belum menunjukan "ilham"-Nya, maka ulangi besok. Terus ulang hingga 3-7kali, biasanya dihari ke 3 kita sudah lihat reaksinya. Ingat, reaksinya tdk hanya muntah saja; bisa shalatnya semakin tenang, jiwanya menenang, semangat maksiat menurun, gatal-gatal, buang angin, keluar darah, demam-flu-batuk, lemas, sendawa, pusing, pingsan, emosi menurun, dll. Pelajarilah anak itu hingga ia kembali kepada Islam dan kagum kepadanya, bukan kagum kepada syaitan.
Jika hal-hal diatas belum mempan, maka kumpulkanlah ayah dan ibunya lalu ajak irar bersama setelah memahamkan hakikat ruqyah syariyyah kepada mereka.
Wallahu'alam
Bahasan tentang Indigo insyaAllah dikupas tuntas di Wesal TV kamis depan seperti biasa, ana sedang di Kendari. Klo antm ada waktu mampirlah

TEHNIK MEMBUKA PENYAMARAN JIN



Pada pelatihan level 1 dan level 2 diMedan saya meminta salah satu wanita yang Indigo yang mengaku dia berteman dengan sekelompok syaikh Jin yang selalu menjaganya, lalu wanita ini saya dudukkan didepan podium lalu saya berkata kepadanya , kelompok jin bersorban seperti syaikh yang mendampingi anda itu setan ! tidak ada namanya jin yang mau jadi khodam manusia kecuali setan yang akan menyesatkan (QS. Jin ayat 6) , akan saya buktikan bahwa mereka semua wujud sebenarnya adalah setan !
Saya lalu berdoa " Ya Allah hamba memohon tampakkan wujud sebenarnya jin yang telah menjadi khodam wanita ini" saya lalu membaca Al-Fatihah. lalu wanita itu terkejut ternyata wujud jin yang tampak seperti orang sholeh berubah menjadi menakutkan.
Saya juga pernah kedatangan wanita yang mendapatkan jin saka (keturunan) yang mengambil wujud seperti pendekar, wanita ini bersikeras bahwa jin yang menjaganya itu jin baik, saya lalu memintanya untuk berdoa agar ditampakkan wujud sebenarnya lalu wanita itu membaca Al-Fatihah dan menghembuskan kearah jin tersebut lalu wanita ini terkejut tiba-tiba wujudnya berubah menjadi siluman rusa.
Ustadz Eri Abdulrohim juga menggunakan tehnik ini untuk memberi bukti pada wanita yang jatuh cinta pada jin ganteng yang sering menggaulinya untuk ditampakkan wujud sebenarnya yang ternyata berwajah sangat buruk ( lihat kisahnya di http://www.quranic-healing.com/2014/10/menikah-dengan-jiin-seorang-wanita.html )
Ustadz Muhammad Nadhif Khalyani juga menggunakan tehnik ini untuk memberi bukti pada seorang wanita yang memiliki teman imajiner bahwa wujud sebenarnya adalah jin yang mengerikan dan buruk ( lihat dihttp://www.quranic-healing.com/2014/10/menghilangkan-teman-imajiner.html)
TEHNIKNYA ADALAH :
Menuntun pasien memejamkan mata, baca ta'awudz, shalawat nabi 3 kali dan pasien berdoa :" Ya Allah hamba memohon tunjukkan wujud sebenarnya makhluk ghoib itu" lalu pasien membaca Al-fatihah.
Jika belum berhasil karena mungkin pasien ragu-ragu atau pandangannya gelap, peruqyah membantu dengan membaca Al-An'am 103 ditiupkan ke matanya. Jika belum berhasil karena mungkin jinnya kabur, peruqyah "menarik paksa" jin tersebut dengan membaca Al-baqarah 148, al mu'minun 115 .
beri sugesti dan arahan pasien harus berani dan tegar ketika melihat wujud asli jin tersebut. terakhir tutup pandangannya dgn meniup matanya dengan membaca yasin ayat 9.
Wallahu a'lam...........

Dampak Berhubungan dgn Jin Bagi Keturnan




Setelah merasakan keampuhan kesembuhan terapi Qurani melalui ruqyah biasanya keluarga pasien yg merasa ada gangguan jin tertarik ingin diruqyah.
Sudah menjadi rahasia umum di sebagian kalangan suku Bugis-Makassar yg meyakini adanya manusia kembar dengan buaya. Fenomena ini biasanya diawali dgn masuknya jin dalam jasad seorang anak yg mengaku kembarannya dan meminta sesuatu hal yang tujuannya untuk merusak aqidah umat. Pihak keluarga yg minim pengetahuan agama langsung mempercayainya, sebagian ada yg datang ke dukun untuk memastikan. Pastilah si dukun membenarkan hal tersebut dan menyarankan memberikan sesajen atau menuruti permintaan si jin.
Pada keaempatan kali ini selain meruqyah seorang istri yg kembar dgn buaya, sebut saja Intan. Sy juga meruqyah sang suami, sebut saja Anton, penganut ilmu tenaga dalam dari 5 perguruan dan ilmu kebal. Ia mengaku meminta ilmu kebal dari seorang Uskun di Banjarmasin Kalimamtan Selatan agar trhindar dri bahaya.
ilmu kebal ia dapatkan dengan menelan kapas yg sudah dilumuri minyak, kemudian ia ditatap oleh Uskun seketika kebal lah ia. Untuk membuktikan ilmu kebal sudah berhasil, sang Uskun mengiris-iris wajahnya dgn silet dan memotong rambutnya. "Saat itu saya sudah kebal, bahkan rambut sy tdk bisa putus disilet," bebernya.
Alhamdulillah, akhirnya Anton menyadari kesalahannya berhubungan dgn jin. Setelah merasakan dampaknya terhadap keluarga dan dirinya sendiri.
Kemudian adik Intan, sebut saja Anti yg usianya sudah hampir 30 tahun, tp belum juga menikah. Setiap kali suka sama orang, orang itu tdk suka dengannya dan sebaliknya. "Apakah mungkin jodohnya dihalangi?" Tanya keluarga Anti.
"Sy belum bisa memastikan, kita diagnosa dulu dan buktikan dgn ruqyah apakah ada reaksinya nanti," ujar saja.
Alhamdulillah ruqyah berjalan lancar. Hanya saja yg membuat saya tak bisa menahan tawa, saat meruqyah jin di tubuh Anton yg ngomel2 dengan Bahasa Cina, kemudian ada Bahasa Sunda, dan bahasa daerah lainnya, sementara Jin Ilmu kebal terus mengomeli saya dgn Bahasa Banjar. "Ikam ini paningal bujur, aku kada handak kaluar, inya ini sahabatku, kasian inya mun kutinggal," ujar Jin.
Karna tak mempan didakwahi, sy ruqyah terus hingg ia kualahan. Alhamdulillah akhirnya menyerah masuk Islam dan keluar.
Fenomena seperti ini memang kerap terjadi pada keluarga yg pernah melakukan hubungan atau bekerjasama dengan jin. Atau biasa disebut jin keturunan.
sy pikir ruqyah cukup sampai di situ. Namun ternyata saya harus kembali meruqyah Anton yg kembali kebal dan bisa merasakan keberadaan jin. Hal itu karena Anton kembali mengamalkan zikir dri guru tenaga dalamnya, meski hanya sekedar coba-coba. Perlu kita pahamai, bahwa setan akan terus berusaha mngganggu atau merasuki org yg belumb ikhlas spertibyg dilakukan Anton.
Leluhur terdahulu yang mengadakan
perjanjian tidak tertulis dengan sekawanan bangsa jin, sehingga terikatlah suatu hubungan antara jin dan manusia tsb.
Bangsa jin yang dimintai tolong oleh manusia merasa sangat senang dan tersanjung, hal ini sebagaimana yang dijelaskan oleh beberapa mufassir saat menerangkan surat al-an’am ayat 128,
Dalam tafsir Ibnu Katsir hal 388 jilid 3 :
ﻭﻗﺎﻝ ﻣﺤﻤﺪ ﺑﻦ ﻛﻌﺐ ﻓﻲ ﻗﻮﻟﻪ : { ﺭَﺑَّﻨَﺎ ﺍﺳْﺘَﻤْﺘَﻊَ ﺑَﻌْﻀُﻨَﺎ ﺑِﺒَﻌْﺾٍ } ﻗﺎﻝ :
ﺍﻟﺼﺤﺎﺑﺔ
ﻓﻲ ﺍﻟﺪﻧﻴﺎ .
Muhammad bin Ka’ab berkata pada salah satu firman-Nya : “Wahai Tuhan kami, sebagian dari kami telah mengambil kesenangan atas sebagian yang lainnya” Beliau menuturkan : yaitu Hubungan persahabatan ketika di dunia. Lalu ibnu Katsir rahimahullahu ta’ala menambahkan :
ﻭﺃﻣﺎ ﺍﺳﺘﻤﺘﺎﻉ ﺍﻟﺠﻦ ﺑﺎﻹﻧﺲ ﻓﺈﻧﻪ ﻛﺎﻥ ﻣﺎ ﻳﻨﺎﻝ ﺍﻟﺠﻦّ ﻣﻦ ﺍﻹﻧﺲ ﻣﻦ ﺗﻌﻈﻴﻤﻬﻢ
ﺇﻳﺎﻫﻢ ﻓﻲ ﺍﺳﺘﻌﺎﻧﺘﻬﻢ ﺑﻬﻢ، ﻓﻴﻘﻮﻟﻮﻥ : ﻗﺪ ﺳﺪﻧﺎ ﺍﻹﻧﺲ ﻭﺍﻟﺠﻦ .
Kesenangan bangsa jin terhadap manusia adalah dari apa-apa yang telah didapatkan melalui pengagungan manusia dalam meminta pertolongan mereka, maka mereka pun akan berkata : “Kita telah menguasai
bangsa manusia dan jin !!!”
Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma juga menerangkan :
ﻣﻨﻔﻌﺔ ﺍﻹﻧﺲ ﺍﻷﻣﻦ ﻣﻨﻬﻢ ﻭﻣﻨﻔﻌﺔ ﺍﻟﺠﻦ ﺍﻟﺸﺮﻑ ﻭﺍﻟﻌﻈﻤﺔ ﻋﻠﻰ ﻗﻮﻣﻬﻢ
“Keuntungannya manusia adalah dengan KEAMANAN yang dijamin oleh bangsa jin, sedangkan keuntungannya bangsa jin adalah dengan PENGHORMATAN serta PENGAGUNGAN manusia terhadap bangsa mereka (jin).”
Dari sini kita tahu, bahwa bangsa jin adalah makhluk yang hakikatnya jauh lebih rendah dan hina dari manusia, mereka haus akan pujian dan sanjungan, maka sekali saja mereka dimintai pertolongan dan perlindungan, mereka akan selalu berusaha mengejar dan menawarkan diri untuk dijadikan pelindung palsu atas orang yang memintanya. Parahnya, anak keturunan yang tidak tau menahu atas perjanjian itu akan ikut menjadi korbannya , jin kafir yang sudah bersekutu dengan leluhurnya akan beranak pinak di lingkup keluarga tersebut untuk mencari kader-kader pengganti dari majikan yang telah mati supaya langgeng pula persembahan, penghormatan, pengangungan, serta sanjungan terhadap mereka (jin)… ada pula anggota keluarganya mendadak jadi dukun
Diawali dgn timbul fenomena lahirnya anak indigo yang “katanya” punya kemampuan melebihi manusia lainnya… Sebagian mereka ada yang dari kecil sudah diajak bermain-main dgn anak-anak jin yang menjadi pengikut leluhurnya, sebagian yang lain tidak merasa bahwa dirinya sudah diikuti jin selama bertahun-tahun.
Ketika mereka dewasa, akan timbullah beberapa masalah yang nantinya akan mengganggu mereka dalam proses pergaulannya terhadap orang lain. Lebih bahaya lagi jika jin yang sudah menguntitnya dari kecil akan merasa cemburu jika ia sedang dekat dengan lawan jenis yang akan menikahi atau dinikahi olehnya.. seperti yg dialami Anti.
Kalau pun sampai menikah ,maka jin-jin tersebut akan menimbulkan berbagai masalah di kehidupan rumah tangganya, ada yang dibuat cekcok setiap hari, ada yang dihalangi untuk bisa berketurunan, ada juga yang dibuat sakit-sakitan hingga usahanya bangkrut hanya untuk mengobati penyakit yang dibuat-buat oleh jin tsb…sulit punya keturunan, dan adanya fenomena hilangnya kandungan.
Untuk pengobatannya, harus dengan bertaubat denganbtaubat nashuha… Bakar dan hancurkan jimat-jimat yang masih disimpan, melakukan ikrar pemutus perjanjian dgn jin. ruqyah syar’iyyah, konsumsi kurma ajwa, baca selalu dzikir pagi dan petang setiap hari, jaga shalat 5 waktu dengan tepat waktu dan berjama’ah di masjid bagi laki-laki, awali setiap aktivitas dgn basmallah, hindari yg menyalahi sunnah, misalnya minun tangan kiri. tawakkal kepada Allah.

DIALOG BERSAMA JIN



Bismillah...
Pertama-tama mari kita kembalikan segala permasalahan dan persoalan kepada Allah Ta'ala yg telah menurunkan Al-Qur'an sbg peringatan bagi siapa saja yg takut kepada-Nya.. kemudian kita rujuk pula kepada As-Sunnah An-Nabawiyyah Al-Muthahharah sbgai bayan atas sumber utama hukum islam....
Jika pada tulisan saya ini ada yg tdk cocok bahkan menyimpang dari Al-Quran dan As-Sunnah maka tinggalkanlah,,,, jika berkaitan maka ambillah...
Dalam dunia ruqyah syar'iyyah seringkali kita dihadapkan dgn beberapa permasalahan yg ada... termasuk di dalamnya permasalahan ttg berdialog dgn jin pada saat prosesi ruqyah berlangsung...
Maka hal ini setidaknya ada 3 point bahasan yg perlu kita bahas...
PERTAMA :
"Apa dalil yg menunjukkan bahwa jin bisa berbicara melalui lisan orang yg dirasukinya ?"
Jawabannya bahwa dalil yg menunjukkan adanya pembicaraan jin dari lisan orang yg kerasukan ada dua macam...
Yaitu dalil 'aam (umum) dan dalil khaash (khusus)...
Dalil 'Aam (secara umum):
Ada banyak hadits2 yg menunjukkan bahwa setan berjalan di aliran darah anak cucu Adam, di hadits lain disebutkan bahwa ia bermalam di lubang hidung manusia, ada juga yg menyebutkan bahwa setan mengencingi telinga orang yg bangun kesiangan, disebutkan pula bahwa setan bisa masuk ke dalam mulut orang yg sedang menguap, dan setan jg bisa menimbulkan was2 dalam hati....
Yg kesemuanya itu menunjukkan bahwa setan mempunyai peran dan kedudukan di badan manusia...
Sedangkan dalil khaash (secara khusus) :
Telah datang bukti yg mengatakan bahwasannya setan bisa menguasai dan menggunakan salah satu anggota tubuh manusia,,,,
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda :
لا يشير أحدكم علي أخيه بالسلاح، فإنه لا يدري لعل شيطان ينزع في يده، فيقع في حفرة من النار
"Janganlah salah seorang diantara kalian mengacungkan senjatanya kpd saudaranya, karena ia tdk tau jangan2 setan akan menggelincirkan tangannya sehingga ia akan masuk ke dalam jurang neraka..."
(HR.Bukhari no.7072 dan Muslim no.2617)
Apabila setan bisa menguasai tangan seseorang hingga ia mengayunkan pedangnya ke arah saudaranya sedangkan ia tdk menginginkan hal tsb, maka demikian pula setan menguasai lisan orang yg dirasukinya, berbicara seenaknya sendiri walau orang yg dirasuki tidak menginginkan berbicara spt apa yg dibicarakan setan....
Maka jika ditinjau dari dalil di atas kita semua bisa mengambil kesimpulan bahwa jin/setan bisa berbicara di saat ia sedang merasuki manusia... bahkan di zaman ini jin juga bisa menguasai tangan dan jari manusia sehingga bisa ber-sms ria dan meneror para peruqyah melalui inbox FB... Sungguh aneh tp nyata 
KEDUA :
"Bagaimana hukum berdialog dengan jin di saat ruqyah ???"
Jawabannya adalah BOLEH... TAPI..................... kita berdialog dgn mereka bukan utk dipercayai sesudahnya sehingga bertanya dgn pertanyaan yg tdk penting dan pertanyaan yg bahkan menjurus pada rusaknya aqidah diri sendiri....
Spt contoh bertanya dan meyakini bahwa yg merasuki itu adalah ruh orang meninggal... maka hal itu jelas amat sangat dilarang...
Atau dgn mengorek informasi tempat angker dari jin yg ia tangkap... ataupun malah meminta jin utk membantunya dlm proses pengobatan....
Adapun jika menanyai utk mengambil pelajaran dari kasus yg ditangani, maka hal itu tdk mengapa... spt contoh kasus hafidzah yg dirasuki setan krn minum sambil berdiri dan menggunakan tangan kiri...
Atau kasus yg ditulis syaikh Wahid Abdussalam Bali dalam kitab beliau ttg orang yg kerasukan jin dari laut merah krn suka ngobatin orang tp dirinya sendiri jauh dari Al-Qur'an, dsb....
KETIGA :
"Kesalahan-kesalahan fatal saat berdialog dengan jin"
1.Mempercayai segala apa yg dikatakan oleh jin sehingga menyebar luaskannya dan menjadikan rujukan utama bagi dirinya...
Hal ini bertentangan keras dari hadits Nabi shallallaahu 'alaihi wa sallam yg ma'shum... beliau bersabda bahwasannya jin itu "KADZUB" (dgn shighah al-mubalaghah) yg berarti amat sangat gemar berdusta dan menipu...
Dan mereka2 yg membenarkan 100 % perkataan jin sama saja menolak hadits yg drajatnya shahih ini dgn lisan dan perbuatan mereka....
Slain itu,, mereka jg menentang firman Allah Ta'ala yg memerintahkan kita utk memperjelas dan meneliti suatu perkataan yg datang kpd kita yg kita sendiri tdk tau ttg kebenarannya....
"Wahai orang2 yg beriman apabila seorang yg fasik datang kpd kalian dgn suatu berita, maka bertabayunlah..." (Al Hujurat : 6)
Pengertian "Fasik" adalah :
كل خارج من حدود الشرع بعد إقراره به
"Kullu khaarijin min hududi asy-Syar'i ba'da iqroorihi bihi"
(Setiap orang yg keluar dari batas2 syariat setelah ia mengikrarkannya)
Maka apakah ini bukan sifat dari setiap jin yg masuk ke dalam tubuh manusia, yg telah memusuhi manusia, yg telah melecehkan kehormatan manusia, dan menghalanginya dari jalan Allah ???
Maka bagaimana pula kita bisa langsung mempercayai perkataan mereka bahkan mengambilnya sbg landasan hujjah sdangkan mereka yg merasuk itu diantara dua keadaan (antara kafir atau fasik) ?!
2.Mengadakan dialog jin supaya dirinya dianggap hebat, agar dirinya terkenal, dan akhirnya dianggap sbg "penakluk" jin....
3.Dialog jin saat ruqyah juga sangat sering membuat emosi peruqyah menjadi tersulut lalu kemudian berkata-kata dgn perkataan kasar dan tidak baik....
4.Diantara orang2 pesimis nntinya akan menjadikan dialog tsb sebagai peluntur semangatnya dan menyandarkan kegagalannya terhadap masalah yg ia hadapi, bukannya malah bangkit dan kembali optimis
5.Dampak malu yg akan diterima pasien karena berkata yg tdk wajar saat diruqyah
6.Beberapa peruqyah ada yg membuka pintu fitnah bagi dirinya dgn percakapan tsb, spt contoh meminta jin supaya jd pasukannya utk menggempur jin lain, menanyakan dmn istana iblis, menanyakan dmn dajjal skrng brada, dsb....
Jadi kesimpulannya boleh kita berdialog dgn "mereka" namun dgn tidak bersikap lebay.... karena mereka bisa jauh lebih lebay dari kita 
Wallahu a'lam bish shawwaab wa ilaihi al-Marji' wal ma'aab......

OLEH OLEH PELATIHAN RUQYAH DI JEMBER









 Abu Diaul Haq 

Alhamdulillah ruqyah semakin dikenal masyarakat kota hingga ke desa -desa , namun sayang banyak pasen dan peserta ruqyah yang curhat klo sehabis ruqyah ataw mengikuti pelatihan ruqyah banyak yang sakit karena ada satu dua prilaku mualij yang kasar hingga menimbulkan sakit pada para pasen serta para peserta pelatihan ruqyah, Insya Allah kami team ruqyah jawa timur bertekad memberi pelatihan tanpa kekerasan sehingga santun dalam memberi bimbingan dan pelatihan ruqyah,
Pelatihan di jember ,mojokerto, sidoharjo, surabaya dll salah satu contoh pelatihan ruqyah tanpa adanya kekerasan,
Pelatihan di jember,
Sesampainya di jember malam sebelum pelatihan diadakan pertemuahan ataw pelatihan kusus buat panitia ,
Saya dan ustd Indra Zulfi memberi pelatihan singkat tentang AlQur'an , tentang jin , dan ruqyah, begitu diadakan praktek dengan tehnik jari tauhid yang di cetus oleh ustad Muhammad Faizar beserta tehnik tekan saraf vagas,
sesi ptraktek panitia,
ada salah satu panitia untuk praktek
begitu saya telunjuk dan membaca / berdoa dengan izin Allah lemas dan pingsan, inilah salah satu tehnik tanpa kekerasan subkhanallah,
hari berikut nya ada salah satu panitia bilang ruqyahnya aneh dan tidak masuk akal , panitia yang lain bilang aneh dan tidak masuk akal krn kita tidak tahu ilmunya, besok kita ikuti kajiannya,
mudah mudahan para mualij maw memberi bimbingan / pelatihan tanpa kekerasan Aamiin
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Salah satu yang menarik dalam pelatihan ke jember kemarin adalah adanya salah seorang panitia yang menurut saya top!
Beliau adalah seorang penjual pentol keliling , di sekolah-sekolah SD.
di Rombongnya, Beliau menyiapkan sebuah kotak amal untuk anak yatim dimana beliau bisa mengisi kotak amal dari beberapa persen penghasilannya..
Dan juga beliau mengajak anak-anak pembeli pentolnya, ikut berpartisipasi mengisi kotak amal seikhlasnya..
Dan yang menakjubkan , hampir setiap hari kotak amal tersebut berisi 200-300rb yang setiap minggu dikumpulkan untuk dibagikan kepada anak yatim..
Semoga Allah azza wa jalla meridhoi beliau..
# Cerita bukan dari beliau sendiri tapi salah seorang teman beliau..
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Pelatihan ke Jember kemarin merupakan pelatihan terunik .
dimana Saya dan ustadz Abu Diaul Haq berdakwah ditengah-tengah saudara-saudara seiman yang (insyallah) tidak tahu sedang menjadi pelaku bid'ah.
Jauh hari sebelum tanggal acara, Saya menelepon seorang peserta pelatihan dari jember yang pernah datang ke pelatihan saya dan ustadz Abu Diaul Haq di Sidoarjo.
Saya meminta beliau datang, dan saya berjanji saya ingin menangani beliau secara pribadi.
Beliau mengalami gangguan selama 3 tahun lebih.. Beliau merasakan tubuhnya tebal. dan juga Anak beliau pun menjadi sasaran keanarkisan syetan sehingga pada umurnya yang sekarang 3,5 tahun masih belum bisa mendengar dan berbicara dengan jelas.
Dari rumah saya membawa minyak sidr, setelah itu belum saya bacakan Ayat-ayat Al Qur'an . Telinga, Hidung, dan Mulut beliau saya tetesi dengan minyak Sidr,
Dan Spontan.
Jin langsung bereaksi dan kesakitan ..
kemudian saya mengucapkan salam ..
Saya : "Assalamualaikum.."
Jin : ‪#‎berbicaratidakjelas‬
Saya : "Assalamualaikum (Saya ucapkan untuk kedua kalinya)"
Jin : walaikumsalam ‪#‎Tidakjelas‬ ( Mungkin jin bisu )
Saya : "Kamu siapa? kenapa didalam tubuh saudara saya ini?"
Jin : "Ampun pak ustad, saya disuruh, ampunn, maaf..."
Saya : "Jangan minta maaf pada saya, Bertaubatlah kepada Allah yang menciptakan kamu dari api, dan Saya sekarang mengajak kamu kedalam kebaikan , kedalam islam.. , Barang siapa yang kufur kepada Allah, maka Allah gantikan dengan neraka Jahannam"
Jin : "Iyaa saya mau keluar tapi g bisa, saya diluar dipukuli dukunnya teruss, ampuuun, Saya juga di tali ..." (Alhamdulillah dari sini sudah cukup jelas bicaranya)"
Saya : " Masuk islam mau ? Insyallah Allah akan melindungi kamu dari setiap bahaya makhluknya.."
Jin : " Tapi saya tidak bisa keluar pak ustad. Saya disuruh tutup telinga anaknya biar g bisa mendengar " ..
Kebetulan beliau adalah seorang pekerja medis juga jadi anaknya pernah di periksakan ke Dokter, Didiagnosa anaknya g bisa bicara dengan jelas karena tidak bisa mendengar, jadi tidak bisa menirukan orang lain..
Allahu musta'an..
Saya : "Ya sudah sekarang kamu masuk islam ya ..."
Jin : "Iya pak ustadz, ajarkan saya caranya.."
Setelah jin bersyahadat, saya minta jin keluar sendiri .
Dalam posisi keluar muncul jin lain yang menguasai pasien ..
Saya : "Assalamualaikum... Ini siapa lagi...?"
Jin 2 : "Saya Raja jin yang dipunggung..(dengan Suara mengeram, dan Berat"
Saya : "Alhamdulillah Allah pertemukan kamu dengan saya, Saya mengajak kamu kedalam kebaikan , Masuk dalam Islam .."
Jin 2 : "Grrrr.... Saya tidak mau!! Saya tidak takut dengan kamu!"
Saya : "Memang seharusnya begitu , Hanya Allahlah yang harus kamu takuti .. saya katakan barang siapa yang kufur kepada Allah maka akan Allah gantikan dengan Neraka Jahannam"
Jin 2 : (Ketika mendengar saya mengucap Neraka Jahannam, Jin inipun menangis)
Kemudian saya bacakan Surat Al A'raaf ayat 44-46, dan jinpun menangis.. Mengucap " Ampuuun ya Allah.........." berkali-kali...
Saya : "Mari bertaubat kepada Allah..."
Jin 2: "Iyaaa saya mau" ...
Saya : "Ada berapa itu pasukanmu ?"
Jin 2 : "Ada 50 jin pak ustad.."
Saya : " Ajak semuanya bertaubat dan masuk Islam"
Singkat cerita saya bimbing bersyahadat... dan Alhamdulillah mau keluar sendiri..
Setelah Pasien sedikit Tenang, tiba-tiba Jin lain bereaksi .. dengan lantang mengucapkan " SAYA RAJA JIN, KENAPA KAMU USIR TEMAN SAYA RAJA JIN TADI !"
Saya beristighfar, sungguh berat cobaan beliau , Semoga kesabaran Pasien digantikan Allah dengan Surga Firdaus...
Saya : "Raja Jin yang mana lagi ini ? Tadi Raja , Kamu juga raja.."
Jin 3 : "Kami ini berkelompok-kelompok Ustad! Kamu ini siapa"
Saya : "Saya Indra Zulfi "
Jin 3 : "Ohhh saya tau kamu ustad Zulfi ..." ( Bisa jadi jin ingin membuat saya Riya.. Harus berhati-hati dengan Talbis Iblis dalam meruqyah)
Saya : "Saya tidak mau keluarkan kalian satu-satu.. Saya mau Semuanya keluar bareng-bareng... Ada berapa jin raja di sini?"
Jin 3 : " Ada 5 raja disini!"
Saya : " Pasti ada salah satu pemimpinnya yang terkuat "
Pada Posisi Seperti ini , Beliau bereaksi dengan Lagak yang Lain ..
Dengan suara seperti orang tua, berat dengan gagah dan lantang mengucapkan " INDRAAAAAAA KENAPAAAA KAMU GANGGUUU SAYAAAAA!!! NDRAAAAAA JANGAN GANGGU SAYA KAMUUU!!! "
Bersambung...
Insyallah..
=================================
Sambungan
Saya : "Kamu yang mengganggu saudara saya, Kamu yang mendzolimi manusia.., Saya katakan apa yang saya katakan juga kepada teman kamu .
Barang siapa yang kufur kepada Allah, maka Allah gantikan dengan Neraka Jahannam!"
Jin 4: "Saya ini Sudah tua, jangan ganggu saya .."
Saya : "Ya semakin tua umur hamba Allah akan semakin berkurang. Jangan sampai kamu meninggal dalam keadaan Kufur"
Jin 4 : "Saya sudah tidak perduli lagi... , Allah telah mengarahkan saya kepada Neraka, Allah tidak akan mengampuni saya!"
Saya : "Allah itu Arrahman Arrahim.. Maha Pengasih dan Maha Penyayang kepada setiap hambanya... Termasuk Kamuu.."
Jin 4 : "Jangan coba-coba membujuk saya!"
Saya : "Saya hanya berusaha menyampaikan apa yang bisa saya sampaikan, Ya sudah dengarkan saja ayat-ayat Allah..
Saya bacakan kembali Surat Al A'raaf ayat 44-46 berkali-kali hingga pasien bereaksi menutupi telinganya , kurang lebih saya bacakan berulang-ulang hingga 8 kali , Hingga jin menangis dan mengatakan " Ampuuunnn ustadz, sudah-sudah saya taubat ya Allah.. Ampuuun ya Allah...."
Saya : "Jadi mau masuk islam yaa...? "
Jin 4 : "Iyaa mau ..."
Saya : "Ya sudah sekarang kamu ikuti saya besyahadat.."
Setelah syahadat saya kembali mengatakan kepada Jin :
Saya : " Saya akan berdoa kepada Allah, jika kamu betul sudah bertaubat dan masuk islam , saya berdoa agar kamu diberikan ketenangan dan diridhoi Allah..
Namun jika kamu berdusta, Saya berdoa agar Allah menghancurkan kamu.."
Sontak Jin menangis kesakitan...
"Ampuuun iyaaa saya berdusta..."
Saya : "Tuh kan berdusta , Saya sudah lembut lo sama kamu .. Kamu bisa bohongi saya, Tapi Allah maha mengetahui atas segala sesuatu .."
Ya Sudah dengarkan saja ayat-ayat Allah yang saya bacakan..
Saya bacakan Al Mulk 1-11 , Ayat Kursi , Al Mukminun 115 , 3 Kul...
Dalam Posisi kesakitan Jin berkata
"Saya ingin bertaubaaaatt!!!
Saya sudah terlalu dzolim ...
Saya betul-betul ingin bertaubat..
Saya ingin ke mekkah ..
Ya Allah ampunilah aku ya Allah..
Saya ingin menyusul sahabat saya di sana.
Yang belajar kepada Syaikh Sudais.. "
Saya : " Kamu tahu Syaikh sudais ?"
Jin 4: " Iyaa saya kenal, Suaranyaa baguss sekali, ada teman saya yang sudah bertaubat disana "..
Saya : " Ya sudah sekarang ajak semua jin pasukan kamu bertaubat.. Memohon Ampun kepada Allah.. dan ajak semua mengucap Syahadat.."
Kemudian setelah saya ajak bersyahadat , saya bacakan Alfatihah, dan memohon pada Allah, jika jin ini berbohong maka Allah akan menghancurkannya, namun jika jin betul-betul bertaubat Allah berikan Berkah dan Ketenangan..
Dan jin tersebut tidak merasa kesakitan seperti sebelumnya saya bacakan..
Setelah itu saya minta jin keluar sendiri dengan membawa seluruh buhul-buhulnya didalam tubuh pasien ..
Saya bacakan Al Fatiha, agar Allah memudahkan jalannya keluar..
Dan Alhamdulillah Pasien merasakan tubuhnya tidak tebal lagi, dan Juga
Anaknya pun sudah mulai merespon jika dipanggil ..
Ya Allah, sungguh besar nikmatmu , Sungguh engkau maha penyayang kepada kami , berikanlah kesembuhan yang sempurna ya Allah, Sesungguhnya engkau Dzat yang maha kuasa atas segala sesuatu ..
Semoga Allah selalu melindungi beliau..
-------------
Tehnik yang saya gunakan adalah tehnik berdakwah dengan jin .
dan Saya menggunakan tehnik telunjuk ustadz Muhammad Faizar..
Berdialog dengan jin, cukup berbahaya bagi manusia.
Maka dari itu sebelum cukup ilmu tentang alam jin yang sesuai syar'i
Usahakan tidak banyak berdialog dengan jin .
Semoga Allah ridhoi para Peruqyah dan Pasien ...




 12 Siang, saya turun dari Kereta Sampai di Kota Jember..
Dijalan seorang panitia yang menjemput saya, dijalan kami mengobrol banyak , dan salah satunya beliau mengakatan , Kebanyakan di Jember ini masyarakat awam datang ke Kyai Dukun di Banyuwangi. Mereka biasa mencari Kesembuhan atas penyakit yang dideritanya dengan jalan yang instant , Singkat Cerita mulai jm 2 Saya diajak "Muter-Muter" ke rumah-rumah pasien , Alhamdulillah Allah berikan Kesembuhan instant juga ke Pasien-pasien yang kami datangi .

Jam 4, Tiba di salah seorang Pasien yang dari ciri-cirinya beliau mengidap sihir macam-macam...

Beliau Lumpuh Kakinya.
Jika kakinya disentuh beliau kesakitan.
Sering mimpi didatangi wanita dan diajak berjima'.
Beliau juga mengatakan keluarganya hancur, kedua orang tuanya bercerai dan Murtad...
Beliau juga bercerai..

Ketika dalam kondisi terpuruk, Beliau berdoa dengan khusyuk kepada Allah azza wa jalla..

" Ya Allah, Ampuni aku , Tunjukilah aku jalan yang lurus, Berikan aku HIDAYAHMU ya Allah...."

Spontan tiba-tiba kaki beliau lumpuh...

Ketika saya sampai dirumahnya saya melihat ada banyak Jimat yang disimpan , Seperti Kertas ber-Rajah , Rompi Ontokusumo, Pakaian dalam Wanita. Dll..

Saya jelaskan dulu bahwa hal seperti itu tidak boleh dalam islam, beliau mendebat saya karena beliau mengatakan itu semua dari Kyainya, dan Beliau juga lulusan pesantren terkenal di Jawa timur.

Saya katakan kembali bahwa seluruh hal-hal seperti itu dilarang Rasulullah..

Dan saya katakan Alhamdulillah Allah pertemukan saya dengan anda, mungkin bisa jadi ini jalan Allah menginginkan kebaikan untuk saya dan anda..

Singkat cerita, Beliau menerima dakwah saya, Dan juga ibunya.
Sayang ibunya seorang Hindu, jadi beliau tidak bisa saya ajarkan meruqyah anaknya karena tidak hafal ayat al qur'an apapun..

Saya katakan saya harus membakar seluruh jimat-jimatnya..
Agar saya bisa melanjutkan prosesi Ruqyah..

Alhamdulillah Ibu dan Anaknya tersebut membolehkan hanya saja beliau berdua mengatakan ini bukan punya kami tapi punya bapak. Bapak sekarang ada di Bali. tak lama kemudian Bapaknya ditelfon mengatakan bahwa jimat-jimatnya mau dibakar, dan dengan Keras bapaknya menolak.

Hanya dengan Alasan beliau membelinya dengan Mahal, kurang lebih Totalnya 45jt. Saya mengatakan 45jt tidak ada apa-apanya dibandingkan kesembuhan Anak bapak . Namun beliau menawarkan saya agar untuk diberikan orang lain saja dan jangan dibakar. kemudian Telfon ditutup.

Tidak sampai 5 menit, datang seorang Kyai dengan Rokok ditangannya masuk tiba-tiba mengambil Jimat-jimat yang tadi sudah saya kumpulkan, Kyai bersihkeras bahwa boleh memiliki jimat seperti itu walaupun tidak diajarkan Rasulullah.

Hanya saja Kyai tersebut lebih banyak tertawa dan pendapat pribadi daripada mengeluarkan Hujjah.. Wallahua'lam apa maksudnya..

Kami berbedebat cukup lama soal Jimat tersebut dan pada akhirnya saya katakan "Terserah Panjenengan, Saya tidak punya hak untuk memaksa, Saya hanya menyampaikan apa yang bisa saya sampaikan.."

Saya sedih karena saya yakin Allah memberikan kesembuhan setelah jimat-jimatnya saya bakar...

Akhirnya saya mengajak pamit panitia, saya kemudian menggosok kaki pasien yang lumpuh dengan minyak zaitun yang sudah diruqyah..

Dan saya hanya memberikan 'wejangan' agar sering-sering mendoakan bapak ibunya agar mendapatkan Hidayah Allah..